Untuk kesekian kalinya, supermodel Naomi Campbell dituduh melakukan kekerasan. Kali ini dia dikabarkan memukul seorang sopir limousine. Campbell pun jadi incaran polisi. Aksi bogem Campbell pada si sopir terjadi, Selasa (2/3/2010) malam di Manhattan, New York City. Perempuan 39 tahun itu disebut-sebut membuat sopir malang tersebut memar-memar. "Dia kemudian membawa mobil limousine itu, dan menyuruh sopir tersebut menghubungi pihak yang berwenang," ujar seorang sumber di kepolisian, seperti dilansir New York Post, Rabu (3/3/2010). Anda dapat melihat bahwa ada nilai praktis dalam mempelajari lebih banyak tentang astaga.com lifestyle on the net. Dapatkah Anda memikirkan cara-cara untuk menerapkan apa yang telah dibahas sejauh ini?
Kini Campbell pun tengah dicari polisi. Ia akan ditanyai seputar kejadian kekerasan tersebut. Saat dimintai konfirmasinya, juru bicara Campbell, Jeff Raymond, mengungkapkan kalau supermodel tersebut akan bekerjasama dengan pihak kepolisian. Namun ia meminta pada publik, agar tidak buru-buru menghakimi Campbell bersalah. "Jangan hanya lihat dari satu sisi saja," ujarnya. Sebelum kasus kekerasan ini, sahabat Kate Moss itu sebelumnya juga pernah dituduh melakukan hal serupa pada 2008. Saat itu, Campbell yang dikenal mempunyai sifat mudah emosi, menganiaya dua petugas kepolisian di Bandara Heathrow, London. Pada 2007, ia juga pernah dinyatakan bersalah menganiaya pengurus rumahnya.
Kini Campbell pun tengah dicari polisi. Ia akan ditanyai seputar kejadian kekerasan tersebut. Saat dimintai konfirmasinya, juru bicara Campbell, Jeff Raymond, mengungkapkan kalau supermodel tersebut akan bekerjasama dengan pihak kepolisian. Namun ia meminta pada publik, agar tidak buru-buru menghakimi Campbell bersalah. "Jangan hanya lihat dari satu sisi saja," ujarnya. Sebelum kasus kekerasan ini, sahabat Kate Moss itu sebelumnya juga pernah dituduh melakukan hal serupa pada 2008. Saat itu, Campbell yang dikenal mempunyai sifat mudah emosi, menganiaya dua petugas kepolisian di Bandara Heathrow, London. Pada 2007, ia juga pernah dinyatakan bersalah menganiaya pengurus rumahnya.
No comments:
Post a Comment