Thursday, April 29, 2010

Nina Tamam Punya 'Momongan'

Ketika kebanyakan orang berpikir dari berita terbaru, apa yang muncul dalam pikiran adalah dasar biasanya informasi yang tidak terlalu menarik atau menguntungkan. Tapi ada lebih banyak ke berita terbaru dari sekadar dasar.
JAKARTA, KOMPAS.com " Belum memiliki momongan tak membuat Nina Tamam merasa kesepian. Nina mengaku, hubungannya dengan sang suami Erikar Lebang semakin bertambah mesra. Pasalnya, mereka kini memiliki "momongan".

 

"Untuk menghilangkan kejenuhan, kita punya momongan baru," kata Nina saat ditemui di Payon Cafe, Kemang, Jakarta, Kamis (29/4/2010).

 

Momongan yang Nina maksud bukanlah seorang anak, seperti yang selama ini telah ditunggu-tunggu. Namun, seekor anjing jenis herder yang bernama Cleo. Diakui Nina, kehadiran Cleo mampu meramaikan suasana rumah tangga mereka.

Sejujurnya, satu-satunya perbedaan antara Anda dan berita terbaru ahli adalah waktu. Jika Anda akan berinvestasi sedikit lebih banyak waktu dalam membaca, Anda akan lebih dekat ke status ahli ketika datang ke berita terbaru.

 

"Bagi kita anjing itu memberikan keramaian di dalam rumah. Anjing tersebut sudah seperti anak saja ya, nama anjingnya Cleo," tuturnya sambil tertawa.

 

Sejak kehadiran Cleo, Nina berusaha menikmati hari-harinya sambil bermain dengan "momongan barunya" itu. Usia perkawinan Nina memang telah menginjak tujuh tahun. Namun, hingga kini belum juga dikaruniai anak. Nina menuturkan, segala upaya telah dilakukannya demi untuk mendapatkan momongan. Mulai dari mengunjungi pengobatan alternatif hingga ke dokter.

 

"Semua sudah dilakukan, ke alternatif sudah. Suamiku sudah ke dokter. Tetapi akunya yang belum periksa ke dokter," ujarnya. "Kita terus berdoa dan sabar saja. Saya dan suami menyibukkan diri dengan karier dulu," tandasnya. (ANI)

Mengetahui cukup tentang berita terbaru untuk membuat padat, pilihan informasi pemotongan di atas faktor ketakutan. Jika Anda menerapkan apa yang baru saja Anda pelajari tentang berita terbaru, Anda seharusnya tidak perlu khawatir.

No comments:

Post a Comment