JAKARTA, KOMPAS.com - Vokalis rock era 1980-an, Ikang Fawzi yang maju mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati Lampung Selatan mengaku tidak akan menanggalkan image rocker yang telah membesarkan namanya. Bahkan dengan image-nya itu Ikang banyak diuntungkan selama berkampanye. "Kayaknya image itu sudah embeded, sudah melekat dan tidak merugikan orang, justru malah bikin orang termotivasi," kata Ikang kepada Kompas.com saat ditemui di Pondok Indah Mall 2, Jakarta Selatan, Sabtu (1/5/2010). Dengan image seorang rocker itu pula Ikang menjadi lebih percaya diri saat turun ke akar rumput untuk berorasi. "Saya turun ke bawah menyampaikan visi-misi dan berorasi dengan gaya saya itu jauh lebih bisa diterima dibanding dengan janji-janji," tekan suami aktris senior Marissa Haque itu. Ikang merasa dengan gaya orasinya, pesan visi dan misi yang diusungnya bersama calon Bupati Lampung Selatan, Zainudin Hasan akan lebih mudah tersampaikan. Waktu terbaik untuk belajar tentang berita terbaru adalah sebelum Anda berada di tengah-tengah hal. Bijaksana pembaca akan terus membaca untuk mendapatkan yang berharga berita terbaru pengalaman selagi masih gratis.
"Saya melakukan apa yang sudah biasa saya lakukan, setelah itu membuka mata hati mereka dengan visi misi saya dengan disampaikan dengan cara yang mudah diterima juga. Orang akan lebih capek mendengar orang berorasi apalagi bicara janji-janji," jabar Ikang. Bagi Ikang memanfaatkan kepopularitasannya sebagai artis di saat kampanye tidak bisa disalahkan. "Jadi tidak ada salahnya kita menggunakan popularitas kita sejauh tidak ada yang dirugikan," tegasnya. Namun, Ikang sadar jika image rocker dan kepopulerannya saja tidak cukup. "Tapi memang dibutuhkan sisi lain di luar keartisannya, seperti pendidikan dan pengalamannya supaya lebih maju dan komitmen, karena populer saja tidak cukup," ungkapnya. Di kesempatan yang sama Ikang menambahkan jika menjelang pencoblosan yang akan diseleggarakan 30 Juni 2010 nanti ia semakin percaya diri. "Yang pertama saya kader PAN, yang kedua (didukung) PPP dan PDK, yang ketiga partner saya, Zainudin Hasan adalah calon bupati yang satu-satunya orang Lampung Selatan asli, yang lainnya bukan dari Lampung Selatan. Lalu dari segi pengalaman dan pendidikannya dia sangat baik, dia Doktor. Jadi saya pikir oke lah saya jadi wakilnya dan bisa bermanfaat buat dia," tutupnya.
"Saya melakukan apa yang sudah biasa saya lakukan, setelah itu membuka mata hati mereka dengan visi misi saya dengan disampaikan dengan cara yang mudah diterima juga. Orang akan lebih capek mendengar orang berorasi apalagi bicara janji-janji," jabar Ikang. Bagi Ikang memanfaatkan kepopularitasannya sebagai artis di saat kampanye tidak bisa disalahkan. "Jadi tidak ada salahnya kita menggunakan popularitas kita sejauh tidak ada yang dirugikan," tegasnya. Namun, Ikang sadar jika image rocker dan kepopulerannya saja tidak cukup. "Tapi memang dibutuhkan sisi lain di luar keartisannya, seperti pendidikan dan pengalamannya supaya lebih maju dan komitmen, karena populer saja tidak cukup," ungkapnya. Di kesempatan yang sama Ikang menambahkan jika menjelang pencoblosan yang akan diseleggarakan 30 Juni 2010 nanti ia semakin percaya diri. "Yang pertama saya kader PAN, yang kedua (didukung) PPP dan PDK, yang ketiga partner saya, Zainudin Hasan adalah calon bupati yang satu-satunya orang Lampung Selatan asli, yang lainnya bukan dari Lampung Selatan. Lalu dari segi pengalaman dan pendidikannya dia sangat baik, dia Doktor. Jadi saya pikir oke lah saya jadi wakilnya dan bisa bermanfaat buat dia," tutupnya.
No comments:
Post a Comment