JAKARTA, KOMPAS.com - Apa jadinya jika Ian McKellen, aktor gaek pemeran Gandalf di trilogi The Lord of The Rings, beradu peran dengan pemeran Yesus Kristus di film kontroversial Passion of Christ, Jim Caviezel? Hasilnya, inilah yang akan disuguhkan lewat sajian mini seri The Prisoner yang penuh ketegangan, misteri dan kejutan ini. Alkisah, seorang mantan penyelidik swasta terbangun di suatu tempat misterius. Dialah Michael. Ia merasa begitu asing. Tak ada sebutan nama untuk memanggil penghuninya. Setiap orang hanya dipanggil dengan nomor, bukan nama. Ya, semua jejak kehidupannya kini dihapus di tempat yang disebut The Village. Di tempat itu, para penghuni diberi jaminan hidup. Tak ada kabar resesi dunia ataupun kisah kemiskinan yang menjerat. Semua penghuninya diberikan keamanan serta jaminan pekerjaan, pemukiman dan semua kebutuhan mereka. Hanya saja, identitas, kehidupan pribadi dan kebebasan mereka direnggut. Inilah tema besar dari kisah miniseri misteri The Prisoner yang akan tayang 6 episode di saluran AXN Beyond! Selasa (25/5/2010) pukul 22.00 wib. Serial yang dibintangi aktor kawakan Sir Ian McKellen (The DaVinci Code, X-Men dan trilogi The Lord Of The Rings) dan Jim Caviezel (The Thin Red Line dan dikenal Passion of Christ) akan mengisahkan bagaimana Michael (Jim Caviezel) yang dikenal sebagai 6 (Six) berjuang mendapatkan kembali kebebasannya. Ia mencoba mencari benang merah dari kilasan-kilasan ingatan akan kehidupannya dulu di New York dan berupaya membebaskan diri dari The Village walau harapannya sangat tipis. Saya percaya bahwa apa yang telah Anda baca sejauh ini informatif. Bagian berikut ini harus pergi jauh ke arah membereskan segala ketidakpastian yang mungkin tetap.
Dalam upayanya itu, ia harus berhadapan dengan 2 (Two) (Sir Ian) yang memimpin, memegang kekuasaan dan mengendalikan The Village dan juga semua yang ada di komunitas itu, yang mencoba segala cara untuk mengasimilasikan 6 di The Village. 11-12 (Eleven-Twelve), yang diperankan Jamie Campbell Bower, anak dari tokoh yang diperankan Ian McKellen, mulai terpengaruh usaha 6 untuk membuka tabir kebenaran di balik The Village. Ricky Ow, Senior Vice President dan General Manager Sony Pictures Entertainment Network Asia, menyebut miniseri The Prisoner menyatukan unsur fiksi ilmiah, misteri, spionase, dan action. "Ini hiburan yang akan memompa adrenalin dan menebar suasana mencekam bagi penontonnya," katanya. Miniseri The Prisoner merupakan adaptasi dari serial TV The Prisoner yang diproduksi Patrick McGoohan tahun 1960-an yang sangat fenomenal dan menjadi pemenang Emmy Award. Serial ini pula menjadi rujukan bagi bagi penulis buku, komik, film, program TV dan radio dengan genre misteri dan fiksi ilmiah, seperti film hit The Truman Show atau serial drama top seperti Lost, Twin Peak dan The X-Files. Miniseri ini mengadaptasi versi aslinya namun dihidupkan kembali dengan gaya modern dan relevan dengan kondisi kekinian. Michael berada di lingkungan yang sangat aman, terjamin dan bebas resesi namun merenggut semua identitas, kehidupan pribadi dan kebebasannya, kata Jim Cavaziel. Ya, miniseri ini mengangkat sejumlah isu menarik seperti terorisme sistematis oleh penguasa, pengawasan yang terlalu ketat sebagai perlawanan terhadap kapitalisme dan individualisme yang terjadi, sambut Sir Ian McKellen. Diklaim sebagai lebih dari sekedar versi ulangan, surat kabar New York Times menyebut The Prisoner versi baru ini sebagai re-interpretasi yang cerdas dan menghanyutkan oleh penulis naskah, Bill Gallagher, yang membentuk naskah sedemikian rupa hingga bersifat kontemporer. Penampilan McKellen sebagai 2 juga mengundang pujian dari The Washington Post, McKellen menyajikan penampilan yang provokatif dan kompleks dan ia membuat karakter 2 terlihat sinis dalam cara yang sangat mengesankan sekaligus menipu.
Dalam upayanya itu, ia harus berhadapan dengan 2 (Two) (Sir Ian) yang memimpin, memegang kekuasaan dan mengendalikan The Village dan juga semua yang ada di komunitas itu, yang mencoba segala cara untuk mengasimilasikan 6 di The Village. 11-12 (Eleven-Twelve), yang diperankan Jamie Campbell Bower, anak dari tokoh yang diperankan Ian McKellen, mulai terpengaruh usaha 6 untuk membuka tabir kebenaran di balik The Village. Ricky Ow, Senior Vice President dan General Manager Sony Pictures Entertainment Network Asia, menyebut miniseri The Prisoner menyatukan unsur fiksi ilmiah, misteri, spionase, dan action. "Ini hiburan yang akan memompa adrenalin dan menebar suasana mencekam bagi penontonnya," katanya. Miniseri The Prisoner merupakan adaptasi dari serial TV The Prisoner yang diproduksi Patrick McGoohan tahun 1960-an yang sangat fenomenal dan menjadi pemenang Emmy Award. Serial ini pula menjadi rujukan bagi bagi penulis buku, komik, film, program TV dan radio dengan genre misteri dan fiksi ilmiah, seperti film hit The Truman Show atau serial drama top seperti Lost, Twin Peak dan The X-Files. Miniseri ini mengadaptasi versi aslinya namun dihidupkan kembali dengan gaya modern dan relevan dengan kondisi kekinian. Michael berada di lingkungan yang sangat aman, terjamin dan bebas resesi namun merenggut semua identitas, kehidupan pribadi dan kebebasannya, kata Jim Cavaziel. Ya, miniseri ini mengangkat sejumlah isu menarik seperti terorisme sistematis oleh penguasa, pengawasan yang terlalu ketat sebagai perlawanan terhadap kapitalisme dan individualisme yang terjadi, sambut Sir Ian McKellen. Diklaim sebagai lebih dari sekedar versi ulangan, surat kabar New York Times menyebut The Prisoner versi baru ini sebagai re-interpretasi yang cerdas dan menghanyutkan oleh penulis naskah, Bill Gallagher, yang membentuk naskah sedemikian rupa hingga bersifat kontemporer. Penampilan McKellen sebagai 2 juga mengundang pujian dari The Washington Post, McKellen menyajikan penampilan yang provokatif dan kompleks dan ia membuat karakter 2 terlihat sinis dalam cara yang sangat mengesankan sekaligus menipu.
No comments:
Post a Comment